Angka Bahasa Jawa. 4/empat = papat = sekawan. Angka jawa seperti angka latin berjumlah 10. Bahasa jawa yang tidak terlalu kasar ataupun halus.umumnya digunakan. Angka jawa adalah deretan 10 angka yang digunakan dalam aksara jawa. Mengingat saat ini bahasa jawa saat ini semakin ditinggalkan oleh kebanyakan orang khususnya para remaja muda. Dengan demikian kami merasa perlu untuk mengangkat kembali, memperkenalkan kembali dan menegaskan. 25 diucapkan limalikur, (siman widyatmanta, 1968:8) 26 diucapkan nĕmlikur. 2/dua = loro = kalih. Untuk angka dua puluh, dalam bahasa jawa kuno disebut likur, zoetmulder, 1995: Untuk angka puluhan, di dalam bahasa jawa seperti bahasa indonesia pada umumnya, yakni hingga menambahkan kata puluh setelah pengucapan pertama. Berdasarkan tingkatannya (dari kasar ke halus), bahasa jawa dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu: Antara bahasa jawanya ( bahasa ngoko ) dengan bahasa jawa halusnya ( kromo inggil ) suatu angka ada juga yang sama. Angka tersebut dari angka 0 sampai 9. Bisa menggunakan bahasa jawa ngoko (kasar), bahasa jawa krama (halus), dan wilangan (bilangan) angka. Padahal baru angka 1 sampai 10 dalam bahasa jawa, tapi sudah beragam istilah penyebutannya.

Gampangnya, jika 2 dalam bahasa jawa disebut loro, 20 adalah rongpuluh, jika mengikuti bahasa indonesia, maka 22 seharusnya menjadi rongpuluh loro. Untuk angka dua puluh, dalam bahasa jawa kuno disebut likur, zoetmulder, 1995: Sepuluh = sepuluh = sedoso. Menerjemahkan angka dari bahasa indonesia ke dalam bahasa jawa ternyata tidak semudah kelihatannya. Bisa menggunakan bahasa jawa ngoko (kasar), bahasa jawa krama (halus), dan wilangan (bilangan) angka. Untuk itu, pembahasan angka jawa berikut singkat saja. Tetapi sebelum aku sedikit bercerita (sebatas pengetahuanku) tentang hubungan antara sastra dan matematika perkenanlah aku sedikit memberikan perkenalan tentang perbedaan. Penulisan angka jawa diawali dengan tanda cecak kembar. Ucapan selamat natal dalam bahasa daerah, ada bahasa batak dan bahasa jawa. Angka pada bahasa jawa ini termasuk unik, karena ada misteri makna yang terkandung di dalam cara penyebutannya.
Dalam Bahasa Jawa, Angka 11 Tidak Disebut Sebagai ‘Sepuluh Siji’, 12 Bukan ‘Sepuluh Loro’, 13 Bukan ‘Sepuluh Telu’ Dan Seterusnya Hingga Angka 19 Yang Tidak Disebut Sebagai ‘Sepuluh Songo’.
Unik dan aneh dan memancing permenungan. Seperti pengucapan angka 25, 50, 60. Menerjemahkan angka dari bahasa indonesia ke dalam bahasa jawa ternyata tidak semudah kelihatannya. Untuk angka dua puluh, dalam bahasa jawa kuno disebut likur, zoetmulder, 1995: Pengucapan pada setiap angka 20 ke atas hingga 29 ditambah kata akhiran likur ‘dua puluh’. Hal itu disebabkan karena angka jawa tidak memiliki pasangan seperti halnya denta wyanjana. Agar anda tidak penasaran, berikut ini aksara jawa angka yang kami sajikan dalam bentuk gambar. Contoh pelafalan aksara angka dalam bahasa jawa ngoko adalah siji, loro, telu, papat, lima, dan seterusnya. Bahasa jawa yang tidak terlalu kasar ataupun halus.umumnya digunakan.
25 Diucapkan Limalikur, (Siman Widyatmanta, 1968:8) 26 Diucapkan Nĕmlikur.
Namun, angka 11 disebut sebagai ‘sewelas’, 12 disebut sebagai ‘rolas’ dan seterusnya sampai 19 yang disebut sebagai ‘songolas’. Berikut adalah urutan angka dalam bahasa jawa ngoko dan kromo dari 1 hingga 100. Hal ini juga memiliki filosofi angka jawa secara khusus, tidak serta merta hanya sebuah pengucapan. Padahal baru angka 1 sampai 10 dalam bahasa jawa, tapi sudah beragam istilah penyebutannya. Angka 1 sampai 10 dalam bahasa jawa memiliki makna yang lebih pada menganal diri sendiri dan ungkapan rasa syukur pada tuhan yang maha esa. Kembali seragam untuk kesekian kali, bahasa jawa angka sembilan adalah songo. Untuk itu, pembahasan angka jawa berikut singkat saja. Contohnya adalah ketika melafalkan 20,30,40 akan menjadi rongpuluh, telungpuluh, petanpuluh dan. Dalam bahasa jawa, bilangan angka diucapkan dalam dua bahasa, yaitu bahasa ngoko atau bahasa jawa kasar dan krama inggil atau bahasa jawa halus.
Angka Dua Puluhan Dalam Bahasa Indonesia, Pada Umumnya Disebutkan Dengan Dua Puluh Satu, Dua Puluh Dua, Dan Seterusnya.
Nah setelah sedikit belajar angka dalam bahasa jawa ini sekaramg akam kita sebutkan bagaimana menyebutkan mominal uang rupiah dalam bahasa jawa. 4/empat = papat = sekawan. Sedangkan dalam bahasa jawa, urutan bilangan puluhan tidak diucapkan mengikuti format dalam bahasa indonesia dimana angka puluhan ditambahkan dengan angka satuannya. Angka tersebut dari angka 0 sampai 9. 2/dua = loro = kalih. Sebab, saat mencapai angka 11, sebutanya. Dengan demikian kami merasa perlu untuk mengangkat kembali, memperkenalkan kembali dan menegaskan. Antara bahasa jawanya ( bahasa ngoko ) dengan bahasa jawa halusnya ( kromo inggil ) suatu angka ada juga yang sama. Mengingat saat ini bahasa jawa saat ini semakin ditinggalkan oleh kebanyakan orang khususnya para remaja muda.